Interbola: Judi Online Terpercaya, Bandar Judi Bola, Agen Casino Online

Perangi Rasisme di Dunia Maya, UEFA Boikot Medsos

Kasus rasisme yang menimpa pesepakbola di dunia maya kian mengkhawatirkan. Federasi Sepak Bola Eropa (UEFA) lantas mengambil tindakan tegas dengan berhenti sejenak mengunggah konten ke media sosial.

Gerakan ini akan dilakukan selama empat hari berturut-turut dengan tetap diam di seluruh platform media sosial yang dimiliki UEFA. Aksi diam tanpa mengunggah apapun ini rencananya berlangsung mulai Jumat (30/4/2021) pukul 15.00 waktu Inggris atau sekira pukul 21.00 WIB hingga Senin 3 Mei 2021 pukul 23.59 waktu Inggris atau Selasa 4 Mei pagi WIB.

Dengan aksi ini, UEFA mengikuti langkah asosiasi sepak bola Inggris (FA) yang sebelumnya lebih dulu menginisiasi gerakan ini. Mulai dari klub-klub Liga Inggris, Liga Primer, FA, English Football Leauge (EFL), Women Super Cup, LMA, PFA, PGMOL, FSA, hingga Kick it Out turut ikut serta.

Sebagaimana diketahui, awal mula adanya gerakan ini berkaitan dengan banyaknya olahragawan terutama di Inggris yang mengalami kekerasan dan kebencian di media online. Selama musim 2020-2021 kasus-kasus diskriminatif, pelecehan, ujaran kebencian hingga rasisme menguat hingga saat ini.

Sebagai contoh, para pemain Liga Inggris akhir-akhir ini sering melaporkan kasus rasisme dan pelecehan yang menyerang dirinya melalui media sosial. Sebut saja pemain Chelsea Reece James, penyerang Crystal Palace Wilfried Zaha, hingga mantan pemain Arsenal Ian Wright.

Sampai akhirnya, pemerintah Inggris pun mendapat desakan dari FA untuk mengesahkan Rancangan Undang-undang terkait Keamanan Online. Sampai saat ini, belum ada respons terkait desakan ini.

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *